MOTIVATION LETTER
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh. Selamat
pagi, siang, sore atau malam bagi kalian semua yang membaca ini J. Bagaimana kabar kalian semua? Semoga kalian baik
baik saja dan selalu dalam perlindungan Allah SWT, aamiin ya rabbal a’alamin.
Perkenalkan
nama saya Muhamad Khoerul Wakhid. Orang tua, saudara, dan teman teman saya
biasa memanggil saya dengan nama Arul, tapi tidak jarang juga yang memanggil
saya dengan nama Khoerul, Irul, Wakhid.
Oh iya semuanya, saya itu merupakan
orang asli Kendal, Jawa Tengah. Saya merupakan anak tunggal dari pasangan
Akhmad Khanafin dan Endang Mulastri, mereka berdua merupaka orang tua yang
sangat hebat bagi hidup saya. Dan yang terakhir, saya sekarang sedang menempuh
pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan mengambil prodi
Ilmu Keperawatan.
Cukup
segitu saja ya perkenalan saya, mungkin kalau ingin lebih tahu tentang diri
saya bisa lagsung komentar dikolom komentar yaaaaa…..
Jadi,
kali ini saya akan bercerita sedikit tentang memahami, menerima, dan menyayangi
diri sendiri. Dan saya mungkin akan berbagi sedikit tips untuk kalian semuanya,
tentang bagamana sih kita harus bangga dan bersyukur atas diri kita. Sebelumnya
saya mau bertanya dulu kepada kalian semua, Apakah kalian semua sudah paham
dengan diri kalian sendiri? Apakah kalian sudah bisa menerima kelebihan dan
kekurangan kalian sendiri? Sudahkah kalian menyayangi diri kalian sendiri? Oke
kalau belum yuk! Sebagai permulaan kita ucapkan syukur kepadaTuhan Yang Maha
Esa atas semua apa yang diberikan kepada kita hingga detik ini. (silahkan buat kalian semua untuk tutup mata
dan ungkapkan lah dalam hati atas rasa syukur kalian.).
Bagaimana?
Sudah?.... wah hebattt, Terima Kasih ya dan selamat kepada kalian semua dengan
tidak sengaja sudah memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri…. “Lah Kok Gitu?” iya memang begitu, coba
kalian semua renungkan lagi siapa yang sudah menciptakan kita semua? Tuhan
kan?... jadi marilah kita mulai mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan
Yang Maha Esa.
Langsung
saja kita mulai cerita saya ya… saya hidup dilingkungan yang sangat hangat,
kenapa? Karena disekita saya terdapat orang orang yang selalu menyayangi dan
melindungi saya, baik dari tetangga, saudara, dan keluarga saya yang tidak bisa
diukur kebaikan dan kasih sayang yang diberikan kepada saya.
Oh ya, saya adalah anak yang bisa
dikatakan anak yang pemalu, karena sejak kecil saya selalu berada disamping
orang tua saya setiap saya diajak pergi kemanapun baik acara keluarga maupun
acara lainnya. Tetapi saya berusaha agar saya tidak malu dengan cara saya
selalu bertanya kepada semua orang dan mencoba hal yang baru, selain itu saya
juga merasa bersyukur karena Tuhan melakukan itu pasti ada sebab nya.
Jika
boleh mengatakan, sebenarnya saya yakin sifat tersebut juga dimiliki oleh semua
orang. Hanya saja setiap orang memiliki caranya untuk menampilkannya. Ingatlah
sekali lagi kata saya bahwa itu semua merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha
Esa, tapi coba rubahlah menjadi hal yang baik.
Teringat
4 tahun lalu saya ditinujuk untuk mewakili SMP untuk ikut seleksi JAMBORE
NASIONAL, pertama saya merasa “Wah apakah
saya pantas untuk mengikuti acara tersebut ya?” disaat itu saya langsung
berpikir bahwa mungkin ini adalah rezeki yang Allah berikan kepada saya, pada
saat mengikuti seleksi saya merasa malu dan tidak bisa, tetapi ada teman-teman
yang selalu mendukung agar saya bisa melewatinya dan akhirya saya bisa lolos
dan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti acara tersebut.
Dari
peristiwa yang saya alami ini, saya berharap untuk semuanya jangan merasa, “kok gini ya, kok gitu ya” yang intinya
segala sesuatu yang kalian hadapi baik itu buruk maupun baik, kalian semua
haruslah tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan jangan jadikan
pandangan mata sebagai dasar untuk mengukur kekuatan dalam diri seseorang
dengan yang lain. kamu ya kamu, setiap orang itu berbeda-beda jangan dianggap
semua orang itu sama.
Wah
ternyata sudah banyak ya saya cerita…. Pasti kalian semua ngantuk baca cerita
saya. Maaf ya semuanya, namanya aja cerita…. Baiklah kalau begitu saya akhiri
sampai disini. Terima kasih banyak sudah membaca cerita saya, mohon maaf bila
ada kesalahan dari segi apapun itu. Sekian dari saya….
GUMAWO
Selamat pagi, siang, sore atau
malam YAAA….
Wassalamu’alaikum warohmatullahi
wabarakatuh

Komentar
Posting Komentar