MENTAL HEALTH
Kesehatan mental yang baik adalah kondisi
ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga
memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang
lain di sekitar. Seseorang yang bermental sehat dapat
menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi
tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain. pada masa
sekarang ini banyak anak muda khususnya generasi Z yang mengalami depresi. Penelitian yang dilakukan APA tersebut
melibatkan wawancara dengan 3500 terwawancara berumur 18 tahun ke atas, dan 300
wawancara dengan terwawancara usia 15 sampai 17 tahun.
Menurut penelitian APA tersebut, diperoleh hasil bahwa sebanyak
91 persen generasi Z mempunyai gejala-gejala emosional maupun fisik yang
berkaitan dengan stres, seperti depresi dan gangguan kecemasan. Stres adalah
faktor terbesar penyebab buruknya kesehatan mental generasi Z. Stres adalah keadaan ketika seseorang
mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental. Seseorang
yang stres biasanya akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. Stres
juga dapat mengganggu konsentrasi, mengurangi motivasi, dan pada kasus
tertentu, memicu depresi. Stres bukan saja dapat memengaruhi psikologi
penderitanya, tetapi juga dapat berdampak kepada cara bersikap dan kesehatan
fisik mereka.
Beberapa penyebab umum dari gangguan
mental, antara lain cedera kepala, faktor genetik atau terdapat riwayat
pengidap gangguan mental dalam keluarga, kekerasan dalam rumah tangga atau
pelecehan lainnya, kekerasan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa
kanak-kanak, memiliki kelainan senyawa kimia otak atau gangguan pada otak, mengalami
diskriminasi dan stigma, mengalami kehilangan atau kematian seseorang yang
sangat dekat, mengalami kerugian sosial, seperti masalah kemiskinan atau utang,
merawat anggota keluarga atau teman yang sakit kronis, pengangguran, kehilangan
pekerjaan, atau tunawisma, dll.
Beberapa
contoh gangguan mental yang dialami remaja di kehidupan sehari-hari yaitu
rusaknya mental akibat alat teknologi, hal ini mengakibatkan sistem saraf dan
otak terganggu karena radiasi dari alat elektronik. Terlalu overthingking,
yaitu terlalu keras berfikir terlalu jauh kedepan yang menimbulkan rasa
kekhawatiran yang berlebihan dan tertekan, adanya rasa takut tidak mampu
mewujudkan apa yang ingin dicapai.Gangguan mental juga dapat diakibatkan oleh
halusinasi, tidak sedikit remaja yang senang berhalusinasi dan merasa lebih
bahagia dengan berhalusinasi.
Ada beberapa
cara untuk menjaga kesehatan mental kita yaitu sebagai berikut pertama tuliskan hal hal yang patut anda syukuri karena rasa bersyukur dikaitkan dengan peningkatan
kesejahteraan, kualitas kesehatan mental, serta kebahagiaan. Cara sederhana
untuk meningkatkan rasa bersyukur adalah membuat jurnal dan menuliskan berbagai
hal yang patut disyukuri setiap harinya. Yang kedua yaitu fokus pada
satu hal dan satu waktu, karena fokus
kepada tujuan mampu melepaskan emosi negatif atau sulit dari pengalaman masa
lalu yang membebani. Mulailah dengan membawa kesadaran bahkan untuk hal-hal
sederhana seperti mandi, makan siang, atau berjalan pulang. Yang ketiga
yaitu olahraga, karena Tubuh akan melepaskan endorfin yang membantu
menyingkirkan stres dan meningkatkan suasana hati kamu sebelum dan sesudah
berolahraga. Itulah sebabnya olahraga adalah cara penangkal stres, kecemasan,
dan depresi yang ampuh. Yang keempat makanlah makanan enak, karena selain
memberikan nutrisi yang dibutuhkan, makan lezat dan sehat juga menyehatkan
otak. Karbohidrat (dalam jumlah sedang) meningkatkan serotonin, bahan kimia
yang terbukti memiliki efek menenangkan pada suasana hati. Sementara itu
makanan kaya protein membantu kamu tetap waspada. Yang terakhir menurut
saya yaitu istirahat, karena Pada saat-saat semua pekerjaan terasa seperti
terlalu banyak, menjauhlah, dan lakukan apa pun kecuali hal yang membuat kamu
semakin stres, setidaknya sampai kamu merasa sedikit lebih baik.
Peran orang tua juga sangat penting dalam
membantu menjaga kesehatan mental anak, karena pada masa ini anak akan
membutuhkan tempat untuk membagi pikirannya kepada orang terdekat yang mereka
sayangi dan itu bisa mengurangi sedikit beban yang mereka rasakan. Selain itu
pemerintah juga diharapkan untuk lebih giat dalam menyosialisasikan mengenai
pentingnya kesehatan mental terutama bagi remaja. Karena remaja merupakan
generasi penerus dan juga agar angka bunuh diri akibat gangguan mental dapat
berkurang.

Komentar
Posting Komentar